PMS, Organisasi Pemuda Merga Silima Kabupaten Dairi menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian dalam menjaga toleransi antarumat beragama serta merawat kebhinekaan suku, adat dan budaya di Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara. Komitmen tersebut dinilai penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat di tengah keberagaman yang menjadi salah satu kekuatan Kabupaten Dairi. Perbedaan agama, suku, adat istiadat dan budaya tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan, tetapi harus ditempatkan ...
sebagai kekayaan sosial yang memperkuat persaudaraan dan kebersamaan. Ketua Pemuda Merga Silima Kabupaten Dairi, Robert Hendra Ginting, AP, M.Si., menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga suasana kehidupan masyarakat agar tetap aman, damai dan harmonis.
“Pemuda harus hadir sebagai perekat persatuan. Perbedaan agama, suku, adat dan budaya adalah kenyataan sekaligus kekayaan yang kita miliki. Karena itu, perbedaan harus kita kelola dengan sikap saling menghormati, bukan dipertentangkan,” tegasnya.
Menurutnya, toleransi tidak cukup hanya diwujudkan melalui slogan, tetapi harus dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap menghormati umat lain dalam menjalankan ibadah, menghargai adat dan budaya masyarakat lainnya, serta membangun komunikasi yang baik merupakan bagian dari praktik nyata menjaga kebhinekaan.
Pemuda Merga Silima Kabupaten Dairi juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan hingga generasi muda untuk memperkuat ruang-ruang dialog dan silaturahmi.
“Kita harus membangun kesadaran bahwa Dairi adalah rumah bersama. Semua masyarakat memiliki hak untuk hidup aman, menjalankan keyakinannya, melestarikan adat dan budayanya serta berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Selain toleransi antarumat beragama, Pemuda Merga Silima Kabupaten Dairi memberikan perhatian terhadap pentingnya pelestarian adat dan budaya. Perkembangan zaman dan kemajuan teknologi tidak boleh membuat generasi muda kehilangan identitas dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.
Karena itu, generasi muda perlu diberikan ruang untuk mengenal, mempelajari dan mengembangkan budaya daerah secara positif. Pelestarian budaya juga harus dilakukan dengan tetap menghormati keberadaan berbagai suku dan tradisi yang hidup berdampingan di Kabupaten Dairi.
Menurut Pemuda Merga Silima, kebhinekaan merupakan modal sosial yang sangat penting dalam pembangunan daerah. Masyarakat yang mampu hidup berdampingan secara damai akan memiliki ruang yang lebih besar untuk bekerja sama menyelesaikan berbagai persoalan dan mendorong kemajuan daerah.
Untuk itu, Pemuda Merga Silima Kabupaten Dairi menyatakan siap menjadi bagian dari upaya bersama menjaga kondusivitas daerah, memperkuat persaudaraan serta mendorong generasi muda agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah belah masyarakat.
“Jangan jadikan perbedaan sebagai alasan untuk saling menjauh. Jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk saling mengenal, saling menghargai dan saling membantu. Persatuan masyarakat merupakan modal utama untuk membangun Dairi,” kata Robert.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Dairi untuk terus mengedepankan semangat Bhinneka Tunggal Ika, gotong royong dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat. Pemuda Merga Silima Kabupaten Dairi berharap nilai toleransi, kebersamaan dan penghormatan terhadap keberagaman dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya sehingga Kabupaten Dairi tetap menjadi daerah yang aman, damai, berbudaya dan harmonis.
“Mari kita rawat keberagaman, kita jaga persaudaraan dan kita bangun Dairi secara bersama-sama. Berbeda bukan berarti terpisah; keberagaman adalah kekuatan kita bersama,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Mohon Tinggalkan Pesan