06 Maret, 2026

Fenomena Kehadiran PT. DPM di Dairi dan Irisan Keuntungan dengan Ketakutan

PMS Ketua Dewan Pimpinan Darah (DPD) Pemuda Merga Silima (PMS) Kabupaten Dairi – Robert H. Ginting, AP, M.Si menyampaikan pemikirannya terkait keberadaan wilayah tambang di suatu daerah. Ia sepakat ada keuntungan dan manfaat yang di dapatkan pemerintah termasuk pemerintah daerah juga masyarakat. Keuntungan itu dapat dikelompokkan dalam sisi financial keuangan maupun social kemasyarakatan. Di sisi lain operasional sebuah tambang berbanding lurus dengan besar kecilnya kegiatan tambang yang dilakukan... 

Artinya semakin besar aktifitas tambang yang semakin canggih alat-alat tambang serta fasilitas pengoperasionalan tambang yang ada akan meningkatkan level kerawanan bencana di daerah tersebut. 

Ketua PMS Dairi menganalogikan keuntungan dan ketakutan itu seperti  sebuah bom atom atau bom nuklir. Kalau manusia awam akan berpikir sangatlah berbahaya benda yang bernama bom atom atau bom nuklir di dekatnya. 

Adalah lebih sangat berbahaya bagi orang-orang yang membuat bom atom atau bom nuklir tersebut. Tetapi yang menjadi pertanyaan, mengapa akhirnya bom atom dan bom nuklir itu jadi dan ada wujudnya ? Kita akan sampai pada kesimpulan, kedua bom itu tidak menjadi berbahaya jika mengetahui apa saja yang akan menjadikan kedua bom itu meledak dan menjadi bencana besar. 

Analogi pemikiran ini sama dengan arus penolakan kehadiran PT. Dairi Prima Mineral yang pada saat ini menuju operasional eksploitasi ketika peninjauan kembali atau revisi atau apapun namanya terkait rencana menghadirkan Ijin kelayakan terkait Analisa Masalah Dampak Lingkungannya (AMDAL). 

Seyogyanya jika semua factor yang akan menyebabkan operasional tambang menjadi bencana dapat di  buatkan konsep serta penanganan secara komprehensif di awal, tentu AMDAL itu akan layak di keluarkan. 

Namun, ketakutan-ketakutan apakah semua proses tersebut telah paripurna di selesaikan oleh perusahaan atau tidak, tentu pihak perusahaan dan pemangku kepentingan saja yang tau, sampai saat ini. 

Ketua DPD PMS Dairi tidak menyangkal memang PMS Dairi sama sekali tidak pernah di anggap ada oleh PT. DPM karena sampai hari ini hanya selembar surat undangan berbuka puasa saja yang telah dilayangkan pihak PT. DPM yang ada di Kabupaten Dairi.

Tambang di daerah rawan gempa sangat berbahaya karena kombinasi aktivitas eksploitasi—seperti pengerukan, peledakan, dan pembuatan lubang dalam—dengan guncangan tektonik meningkatkan risiko bencana serius, termasuk longsor besar, runtuhnya terowongan bawah tanah, kebocoran limbah tailing, dan kerusakan bentang alam yang masif. 

Beberapa alasan utama mengapa pertambangan di daerah rawan gempa sangat berbahaya, seperti Peningkatan Risiko Tanah Longsor dan Pergerakan Tanah: Kegiatan pertambangan sering mengubah struktur tanah dan vegetasi, yang ketika dikombinasikan dengan gempa, dapat memicu tanah longsor berskala besar. 

Ketidakstabilan Struktur Tambang Bawah Tanah: Guncangan gempa dapat dengan mudah meruntuhkan terowongan atau lubang tambang bawah tanah yang sudah mengalami pelemahan struktur akibat aktivitas penambangan. 

Kerusakan Fasilitas Penampungan Limbah (Tailing): Bendungan penampung limbah hasil tambang berisiko tinggi jebol saat gempa, yang dapat melepaskan limbah beracun ke lingkungan sekitar. Pemicu Gempa Induksi: Aktivitas penambangan intensif, khususnya yang melibatkan peledakan, berpotensi memicu gempa bumi lokal (gempa induksi) di area yang memang sudah rawan secara geologis. 

Kerusakan Lingkungan yang Masif: Kombinasi guncangan gempa dan eksploitasi lahan dapat mempercepat erosi, kerusakan bentang alam, dan pencemaran air tanah serta permukaan. Risiko-risiko ini tidak hanya mengancam keselamatan pekerja di dalam tambang tetapi juga berpotensi menimbulkan bencana ekologis dan keselamatan bagi masyarakat di sekitar lokasi penambangan

Dengan tidak menutup mata, terdapat juga berbagai keuntungan jika ada tambang profesional di suatu daerah. Keuntungan utama pemerintah memiliki wilayah pertambangan adalah peningkatan signifikan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), pajak badan, dan royalti, yang meningkatkan devisa negara. 

Sektor ini mendorong pembangunan infrastruktur (jalan, jembatan), menciptakan lapangan kerja, mengurangi biaya impor, dan memacu pertumbuhan ekonomi daerah serta nasional.  Beberapa potensi keuntungan pemerintah yang memiliki wilayah pertambangan: seperti 

Peningkatan Pendapatan Negara: Pertambangan menyumbang devisa yang sangat besar melalui PNBP, royalti, pajak penghasilan perusahaan, dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). 

Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan: Sektor ini memacu pertumbuhan ekonomi daerah di sekitar lokasi tambang. Pengembangan Infrastruktur: Perusahaan tambang sering kali membangun infrastruktur seperti jalan, jembatan, pembangkit listrik, dan fasilitas pengolahan air. 

Penciptaan Lapangan Kerja: Membuka kesempatan kerja bagi masyarakat lokal dan mengurangi angka pengangguran. Substitusi Impor: Menghemat devisa negara karena mengurangi kebutuhan impor barang tambang dari negara lain. 

Pendukung Industri Lain: Menyediakan bahan baku bagi industri manufaktur, seperti nikel, timah, dan tembaga. Inovasi Teknologi: Mendorong penggunaan teknologi modern (seperti drone dan sensor) yang dapat diterapkan di sektor lain.  

Ketua DPD PMS Dairi menambahkan, tipikal masyarakat di Kabupaten Dairi ini beragam namun masing-masing memiliki karakteristik tertentu yang memang sudah ada sejak jaman nenek moyang atau leluhur masing-masing. Pihak manajerial PT. DPM sebaiknya mengoreksi diri lagi karena kealpaannya terkait beberapa hal termasuk rendahnya perhatian ke Suku Karo termasuk PMS Kabupaten Dairi.
 
“Saya mengibaratkan PT. Dairi Prima Mineral ini sebuah mobil yang ingin berjalan dan mobil yang akan di tumpanginya adalah seluruh masyarakat Kabupaten Dairi. Perusahaan harus ingat, jangan hanya perhatian dengan suara kenalpot yang meraung-raung sepanjang masa walau hanya parkir namun lupa kalau pentil ban mobil juga penting” ujar Robert Ginting.

Sumber rujukan : AI Google.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mohon Tinggalkan Pesan